Kl1k (X) 2 Kali Untuk Menutup Popup Ini
Atau Sukai Fanspage Untuk Mendukung kami ×

Pengertian SUJUD SAHWI, Bacaan, Tata Cara, dan Sebabnya (LENGKAP)

Pengertian sujud sahwi adalah sujud pengganti sesuatu yang ditinggalkan atau dilakukan karena lupa. Apabila terjadi lupa di dalam shalat, yaitu lupa meninggalkan sesuatu atau melakukan sesuatu yang dapat mempengaruhi terhadap batalnya shalat, maka diperintahkan supaya melaksanakan sujud sahwi (sahwi artinya lupa) .

Pengertian SUJUD SAHWI, Bacaan, Tata Cara, dan Sebabnya (LENGKAP)

Silahkan baca juga:
11 Hal yang Dimakruhkan dalam Shalat (Muslim Wajib Tau)
8 Hal yang Membatalkan Shalat Bagi Wanita dan Laki-Laki 
Nama dan Waktu Shalat Lima Waktu yang Perlu Anda Ketahui


Masalah lupa merupakan salah satu dari sifat manusia, yang siapa pun bisa lupa, bahkan Nabi Muhammad SAW pun pernah lupa di dalam shalatnya, karena disamping beliau sebagai nabi dan utusan Allah, Beliau juga sebagai manusia yang selayaknya bisa lupa. beliau menyatakan dengan sabdanya:

Artinya: Dari Ibnu Mas'ud ra: berkata, bersabda Nabi SAW ......... akan tetapi saya adalah manusia seperti kamu, saya bisa (lupa) sebagaimana kamu (bisa) lupa, maka apabila aku lupa,  peringatkan aku ........... (H.R. Muttafaqun Alaih)

Sebab-sebab Sujud sahwi 

#A - Meninggalkan sunnah ab'adnya atau sebagai bagian dari sunnah ab'adnya shalat. Termasuk sunnah ab'ad yang ada dalam sholat yaitu: 
  • Membaca Tasyahud awal 
  • Duduk Tasyahud awal 
  • Membaca shalawat atas nabi dan rasul awal 
  • Membaca shalawat atas keluarga Nabi Muhammad S A W pada Tasyahud akhir 
  • Membaca doa qunut dalam shalat Subuh 
  • Membaca shalawat dan salam atas keluarga Nabi Muhammad SAW di dalam Qunut (diambil dari Safinatunnajah)
Makmum harus mengikuti imam, sekalipun makmum tahu kalau Imam nya lupa, seperti tidak Tasyahud awal. makmum tetaplah ikut berdiri bersama imam dan pada akhir shalat sebelum salam, juga ikut sujud sahwi bersama Imam. 


Sujud sahwi dilaksanakan dua kali sujud dan setiap akan dan bangun dari masing-masing sujud disertai takbir intiqal

#B - Melakukan / meninggalkan sesuatu yang apabila dilaksanakan dengan sengaja akan membatalkan shalat, akan tetapi tidak batal shalatnya apabila dilakukan tidak dengan sengaja atau karena lupa seperti menambah mengurangi rukun atau beberapa rukunnya sholat kemudian diganti dengan sujud sahwi. 


Apabila seseorang shalat dan menambah jumlah rakaat karena lupa kemudian diingatkan oleh orang lain atau Ia ingat sendiri, sedang ia telah memberi salam, maka sujud sahwi nya itu dapat dilakukan setelah memberi salam. Namun apabila diperingatkan atau ia ingat sendiri sebelum memberi salam, maka sujud sahwi nya dilaksanakan setelah selesai membaca tasyahud, termasuk shalawat dan doa-doanya sebelum salam 


Apabila terjadi kurang jumlah rokaatnya karena lupa, seperti seharusnya 3 rakaat atau 4 rakaat, tetapi baru dua rakaat sesudah salam sebab lup, maka boleh meneruskan dan menambah jumlah rakaat yang kurang itu, dengan syarat 
  1. Waktu antara ingat Atau diingatkan belum lama 
  2. Tidak bercakap-cakap lebih dari 3 perkataan 
  3. Ada keyakinan bahwa salatnya itu benar-benar kurang menurut ingatannya

#C - Karena ragu-ragu jumlah rakaat yang dikerjakan bisa terjadi, sebab lupa orang yang Shalat akan ragu-ragu terhadap jumlah rokaat yang telah dilaksanakan Apakah dua atau tiga rakaat. Apabila terjadi yang demikian, yakinlah bahwa yang dilaksanakan adalah bilangan yang terkecil dari keragu-raguan. 

Misalnya ragu-ragu yang sudah dilaksanakan dua atau tiga rakaat dalam salat Maghrib, maka keyakinan tersebut dijatuhkan pada jumlah yang dua rakaat, dan tambahlah satu rokaat lagi, kemudian sujudlah dua kali pada akhir tasyahud sebelum salam sebagai sujud sahwi untuk menggantikan yang diragukan tadi.

Peringatan 
Apabila keragu-raguan nya itu terjadi pada jumlah rakaat yang telah dilaksanakan, jalan keluarnya menggantikannya dengan sujud sahwi. Namun apabila keragu-raguan nya itu terjadi pada sudah apa belum berniat atau Takbiratul Ihram, maka mengulang kembali salatnya dari awal.

#D - Memindah rukun qauli (rukun ucapan) ke tempat yang lain yang semestinya tidak dibaca di tempat itu. seperti membaca Fatihah di waktu rukuk atau sujud (Safinatun Najah) 

#E - Meninggalkan pekerjaan sunnah muakkad. seperti qunut pada shalat subuh, Tasyahud awal, membaca shalawat atas nabi Muhammad SAW.

Bacaan doa Sujud sahwi  Arab dan Latin

Ada sementara yang berpendapat bahwa bacaan doa saat melaksanakan sujud Sahwi itu sama dengan bacaan doa pada sujud pada sholat sholat wajib 5 waktu. demikian juga pada shalat, saat duduk diantara kedua sujud Sahwi Sama halnya dengan doa saat duduk diantara dua sujud pada sholat sholat wajib 5 waktu lainnya. dalam kitab fiqih banyak ditemukan bahwa bacaan Sujud Sahwi adalah sebagai berikut:

سُبْحَانَ مَنْ لاَ يَنَامُ وَلاَيَسْهُوْ

Latinnya ; "SUBHAANA MAL-LAA YANAAMU WALAA YASHUU"
Artinya: Maha suci Dzat (Allah) yang tidak pernah tidur dan tidak pernah lupa.
do'a tersebut silahkan anda baca 3 kali. Kemudian bangun dari sujud, dan duduk diantara dua sujud seperti sujud biasanya, kemudian sujud lagi dengan membaca bacaan yang sama seperti bacaan sujud sahwi diatas, kemudian bangun dari sujud, duduk dan salam.

Demikian ulasan artikel kami terkait dengan Pengertian SUJUD SAHWI, Bacaan, Tata Cara, dan Sebabnya (LENGKAP). Semoga bermanfaat dalam pengetahuan anda dan semoga shalat anda di catat sebagai amal ibadah yang baik. Mohon maaf bila ada kesalahan dan terima kasih telah berkunjung.