Kl1k (X) 2 Kali Untuk Menutup Popup Ini
Atau Sukai Fanspage Untuk Mendukung kami ×

Pengertian Masalah Penelitian, Cara Merumuskan, Contoh, dan Bentuk Masalah Penelitian

Pengertian masalah menurut para ahli adalah kesenjangan atau penyimpangan antara yang seharusnya dengan apa yang sebenarnya terjadi. masalah dapat dikatakan sebagai sesuatu yang memerlukan pemecahan / solusi. pemecahan masalah tersebut dilakukan melalui penelitian, sehingga pada dasarnya penelitian dilakukan untuk mendapatkan data yang dapat digunakan untuk pemecahan suatu masalah.

Pengertian Masalah Penelitian, Cara Merumuskan, Contoh, dan Bentuk Masalah Penelitian


Seorang peneliti dapat menemukan masalah di lingkungan kerja sendiri. bisa juga ditemui di lingkungan masyarakat, seperti: masalah kepemimpinan, cara meningkatkan kinerja karyawan melalui pengembangan sumber daya manusia, metode berinvestasi bagi pegawai negeri karyawan dalam menghadapi masa pensiun, dan lain sebagainya, merupakan sebagian contoh kecil yang dapat digagas sebagai tema penelitian.

Silahkan Peljari juga :
Cara Membuat Rumusan Masalah yang Benar
Fenomena Per-Masalah-an dalam Penelitian Kulitatif
Masalah-Masalah Dalam Penelitian Kualitatif
Pemilihan kriteria Masalah yang Layak diteliti

Kunci utama untuk menemukan titik awal masalah yang dapat dicari jawabannya melalui penelitian adalah kepekaan terhadap keadaan di sekitar lingkungan. artinya peneliti harus mampu "membaca" keadaan lingkungan, kemudian rajin membaca pustaka yang terkait dengan masalah tersebut untuk mencari tahu apakah sudah pernah dijawab atau ditemukan oleh orang (peneliti) lain. sumber bacaan dapat diperoleh dari buku acuan (hand book) sebagai pondasi informasi kerangka pikir, kemudian dilanjutkan membaca artikel di jurnal ilmiah sebagai informasi terkini.


Masalah penelitian seharusnya dirumuskan secara spesifik, sehingga dapat dilakukan pengujian secara empiris. apabila masalah yang dirumuskan terlalu umum, maka akan menyulitkan tahapan pemecahan masalah karena pokok massa permasalahannya tidak jelas. hubungan antara ketepatan rumusan masalah dan cara pemecahannya disajikan dalam tabel dibawah ini. diharapkan Penelitian yang dilakukan dengan rumusan masalah benar maka cara pemecahan masalahnya juga benar.

No Ketepatan Rumusan Masalah Ketepatan Cara Pemecahan Masalah
1 Rumusan masalah benar Cara Pemecahan masalah benar
2 Rumusan masalah benar Cara Pemecahan masalah salah
3 Rumusan masalah salah Cara Pemecahan masalah benar
4 Rumusan masalah salah Cara Pemecahan masalah salah

Bentuk-bentuk masalah penelitian 


Bentuk masalah penelitian dapat dikelompokkan menjadi tiga golongan. golongan golongan tersebut adalah sebagai berikut: 

Permasalahan deskriptif 


permasalahan deskriptif adalah suatu permasalahan yang berkaitan dengan pertanyaan terhadap keberadaan variabel mandiri, baik hanya pada suatu variabel atau lebih. penelitian ini tidak dimaksudkan untuk membuat perbandingan variabel satu dengan variabel lain dan juga tidak bermaksud mengetahui hubungan antar variabel. penelitian semacam ini disebut sebagai penelitian deskriptif.

Permasalahan asosiatif 


permasalahan komparatif permasalahan komparatif adalah suatu permasalahan penelitian yang bersifat membandingkan variabel satu dengan variabel lainnya. 

Permasalahan asosiatif 


permasalahan asosiatif adalah suatu pertanyaan penelitian yang bersifat menjelaskan hubungan antara dua variabel atau lebih. terdapat tiga bentuk hubungan yaitu: 
  • Hubungan simetris adalah suatu hubungan antara dua variabel atau lebih yang munculnya secara bersama 
  • Hubungan kausal adalah hubungan bersifat sebab akibat. Dalam penelitian ini terdapat variabel independen dan variabel dependen 
  • Hubungan interaktif / resiprokal /timbal balik adalah hubungan yang saling mempengaruhi dalam penelitian ini tidak diketahui variabel independen dan variabel dependen.
Perlu diingat bahwa tidak semua masalah dapat diteliti dan tidak semua masalah penelitian dapat dijawab. Oleh karena itu, agar suatu masalah dapat diteliti maka suatu masalah atau pertanyaan penelitian harus sedemikian rupa, sehingga pengumpulan data akan dapat memberikan jawabannya. sebab banyak masalah atau pertanyaan penelitian yang tidak dapat dijawab karena hanya didasarkan pada informasi pada umumnya. rumusan masalah dalam penelitian dengan pendekatan kuantitatif mencakup beberapa persyaratan antara lain: 
  1. Masalah dirumuskan dalam bentuk pertanyaan 
  2. Rumusan masalah hendaknya jelas dan padat 
  3. Rumusan masalah harus didukung dengan adanya data 
  4. Rumusan masalah mengandung hubungan dua variabel atau lebih dan 
  5. Rumusan masalah berorientasi pada suatu teori tertentu


Contoh Merumuskan Masalah Penelitian

Berikut adalah beberapa contoh rumusan masalah berdasarkan pada judul penelitian yang telah ditetapkan 

#A. Judul penelitian : Pengaruh kepemimpinan dan pengembangan sumber daya manusia terhadap kinerja karyawan 
Rumusan masalah : 
  1. Apakah kepemimpinan berpengaruh terhadap kinerja karyawan ?
  2. Apakah pengembangan sumber daya manusia berpengaruh terhadap kinerja karyawan ?
#B. Judul penelitian: Pengaruh rasio likuiditas dan financial leverage terhadap tingkat pengembangan investasi 
Rumusan masalah:
  1. Apakah likuiditas berpengaruh terhadap tingkat pengembangan investasi ?
  2. Apakah financial leverage berpengaruh terhadap tingkat pengembalian investasi ?
Demikian ulasan artikel kami yang berjudul Pengertian Masalah Penelitian, Cara Merumuskan, Contoh, dan Bentuk Masalah Penelitian. Semoga bermanfaat dalam pengetahuan dan penelitian anda. Mohon maaf bila ada kesalahan dan terima kasih telah berkunjung. 
Sumber: Agung W.K., dan Zarah P.2016. Metode Penelitian Kuantitatif. Yogyakarta; Pandiva Buku