Kl1k (X) 2 Kali Untuk Menutup Popup Ini
Atau Sukai Fanspage Untuk Mendukung kami ×

Pengertian THAHARAH (Bersuci) Menurut Dalil Al - Quran dan Hadits

Salah satu syarat sah tidaknya shalat seseorang adalah suci. Apa yang dimaksud bersuci (thaharah) ?. Thaharah atau bersuci adalah mensucikan diri dari hadas atau najis. karena masalah bersuci ini merupakan hal yang sangat penting dalam hubungannya dengan sah atau tidaknya shalat seseorang. maka perlu dibahas terlebih dahulu sebelum membicarakan tentang sholat.

Pengertian THAHARAH (Bersuci) Menurut Dalil Al - Quran dan Hadits


Menurut hukum secara bersuci itu ada dua macam, yaitu bersuci dari hadas dan najis. bersuci dari hadas adalah mensucikan diri karena adanya benda atau sesuatu yang keluar dari salah satu dua jalan: qubul (Jalan depan) atau dubur (Jalan belakang). dengan cara berwudhu mandi atau tayamum. bersuci dari najis adalah mensucikan diri dari segala kotoran dan najis baik yang menempel di badan, pakaian, maupun tempat.

dalam dalil al - qur'an telah di jelaskan dalam surat al - baqarah ayat 222 yang berbunyi :


....ان الله يحب التوابين ويحب المتطهرين
Sesungguhnya Allah mencintai orang-orang yang bertaubat dan mencintai orang-orang yang mensucikan diri (Q.S. Al - Baqarah ; 222)

dan dalam hadits rosulullah s.a.w bersabda:
عن ابن عمر رضي الله عنهما قال قال رسول الله صلى الله عليه وسلم لا يقبل الله صلاه بغير طهور (رواه مسلمون
Dari Ibnu Umar r.a berkata - bersabda Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam Allah tidak menerima shalat seseorang yang tidak Suci HR (muslim)
Dari keterangan (dalil) diatas dapat ditarik suatu pemahaman bahwa Allah mencintai kesucian dan tidak akan diterima shalatnya seseorang kecuali dirinya dalam keadaan suci

Demikian ulasan artikel kami terkait dengan Pengertian THAHARAH (Bersuci) Menurut Dalil Al - Quran dan Hadits. Semoga bermanfaat bagi anda dan semoga ibadah kita dapat di terima di sisi allah. Mohon maaf bila ada kesalahan dan terima kasih telah berkunjung.