Kl1k (X) 2 Kali Untuk Menutup Popup Ini
Atau Sukai Fanspage Untuk Mendukung kami ×

#9 Faktor yang dapat Mempengaruhi Suku Bunga

Suku bunga adalah faktor yang sangat penting dalam aktivitas Utama Bank, baik suku bunga kredit, maupun simpanan. Kedua suku bunga tersebut mempengaruhi satu sama lainnya. Apabila suku bunga simpanan naik maka kemungkinan besar suku bunga kredit juga naik, Demikian pula sebaliknya. Disamping itu, adanya keterkaitan antara suku bunga simpanan dengan suku bunga kredit. Terdapat beberapa faktor lainnya yang juga mempengaruhi besar kecilnya suku bunga.
#9 Faktor yang dapat Mempengaruhi Suku Bunga

Faktor-faktor yang mempengaruhi besar kecilnya suku bunga adalah sebagai berikut:


#1. Kebutuhan dana

Saatnya suku bunga dapat dipengaruhi oleh kebutuhan dana bagi pihak yang memerlukannya. Sifat kebutuhan dana tersebut dapat dibagi menjadi tiga yaitu:

a. Keharusan

keharusan merupakan kebutuhan dana yang mendesak, yang tidak mungkin ditunda. Apabila pihak yang membutuhkan dana tersebut pada kondisi sangat memerlukannya, maka akan berpengaruh pada tingkat bunga, dan pihak kreditur dapat meminjamkan dana nya dengan bunga yang lebih tinggi dibandingkan market rate.

Pelajari Juga:
Pengertian Suku Bunga (Bunga Pinjaman, Kredit, dan Simpanan)
#9 Faktor yang dapat Mempengaruhi Suku Bunga
#5 Unsur yang Menentukan Suku Bunga Kredit
Kiriman Uang atau Transfer (Pengertian, Jenis, Mekanisme, Pihak, Contoh)

b. Kebutuhan

Kebutuhan merupakan kebutuhan dana yang harus ada akan tetapi, kebutuhannya tersebut masih bisa ditunda untuk beberapa waktu. Oleh karena itu, sifat kebutuhannya tidak mendesak, maka suku bunga yang diperoleh akan sama dengan market rate.

c. Keinginan

Keinginan merupakan kebutuhan dana yang tidak harus ada, akan tetapi merupakan tambahan dana untuk memperluas usaha nasabah. Perluasan usaha nasabah dapat meningkatkan keuntungan yang lebih tinggi. Tambahan dana tersebut tidak harus dipenuhi, karena sifatnya tidak mendesak dan bisa diabaikan, oleh karena itu pihak debitur bisa memperoleh tingkat bunga yang lebih rendah dibanding suku bunga di pasar.


#2. Persaingan antar bank

Bank tidak dapat menentukan suku bunga sesuai dengan keinginan bank saja akan tetapi, ada faktor lain yang diperhatikan yaitu suku bunga yang diberikan oleh pesaing. Pada umumnya bank akan membeli dan menjual bunga tidak jauh berbeda dengan tingkat suku bunga di pasar. Bank akan menyalurkan kredit dengan suku bunga sesuai dengan suku bunga yang ada di pasar.


#3. Kebijakan pemerintah

Bank harus mengikuti kebijakan pemerintah dalam menentukan besar kecilnya tingkat suku bunga. Misalnya apabila tingkat suku bunga sertifikat Bank Indonesia 12 %, maka bank umum tidak diperkenankan menawarkan produk perdananya dengan tingkat suku bunga yang lebih tinggi daripada Bank Indonesia Rate


#4. Jangka waktu

Faktor jangka waktu merupakan faktor yang penting dalam menetapkan suku bunga. Semakin lama jangka waktu yang diperjanjikan akan semakin besar kemungkinan adanya fluktuasi bunga dalam market rate, sehingga semakin lama jangka waktunya akan semakin besar tingkat bunganya.


#5. Kualitas jaminan

Dalam menentukan besarnya bunga kredit yang akan diberikan kepada debitur, bank juga melihat jaminannya. Terdapat beberapa kekayaan yang dapat digunakan sebagai anggunan atau jaminan. Apabila anggunan tersebut marketable, mudah diperjual belikan, serta nilai agunan tersebut stabil atau meningkat, maka bank dapat memberikan bunga kredit yang lebih rendah, karena resiko tidak tertagihnya kredit debitur dapat ditutup adanya agunan yang layak.


#6. Reputasi nasabah

Dan akan lebih aman dalam memberikan kredit kepada nasabah yang mempunyai reputasi usaha, karena jaminan pembayaran atas kredit yang diberikan akan lebih besar. Biasanya bank akan memperebutkan debitur yang mempunyai reputasi usaha yang baik. Oleh karena itu, bank sebagai kreditur tidak dapat membebankan bunga sesuai dengan pasar, akan tetapi akan lebih rendah dengan bunga di pasar.


#7. Produk

Produk yang ditawarkan oleh bank sangat bervariasi, sehingga bunga yang akan diberikan kepada nasabah penyimpan dana maupun bunga yang dibebankan kepada nasabah peminjam juga tergantung pada jenis produknya. Semakin banyak fasilitas yang diberikan dalam produk tertentu akan semakin menarik bunga yang ditawarkan.


#8. Hubungan bank

 Hubungan antara bank dan nasabah juga akan berpengaruh pada besar kecilnya bunga. Apabila nasabah tersebut merupakan nasabah Prima, nasabah yang telah memiliki hubungan baik dengan bank dan selama menjadi nasabah bank tidak pernah wanprestasi, maka bank akan memberikan bunga lebih rendah.


#9. Resiko

Resiko adalah faktor penting yang digunakan oleh bank untuk menentukan besar kecilnya suku bunga. Risiko kredit terkait dengan beberapa aspek antara lain, tujuan penggunaan kredit, sektor usaha, dan jangka waktu. Misalnya kredit untuk tujuan modal kerja di sektor perdagangan dengan jangka pendek akan lebih rendah untuk bunganya dibanding kredit investasi untuk sektor pertanian dengan kredit jangka panjang, karena resikonya berbeda.

Demikian ulasan artikel kami terkait dengan #9 Faktor yang dapat Mempengaruhi Suku Bunga. Semoga bermanfaat dan terima kasih telah bernkunjung.
Sumber : Ismail, M.B.A. 2011. Manajemen Perbankan (Dari Teori Menuju Aplikasi).Jakarta ; Kencana