Kl1k (X) 2 Kali Untuk Menutup Popup Ini
Atau Sukai Fanspage Untuk Mendukung kami ×

Strategi Pemasaran STP ( Segmenting, Targeting, Positioning)

Pengertian strategi pemasaran adalah suatu himpunan asas yang secara konsisten, tepat, dan layak digunakan oleh suatu perusahaan tertentu untuk mencapai sasaran pasar yang di tuju  (target maket)  oleh perusahaan tersebut dalam jangka yang panjang dan dalam pencapaian suatu tujuan perusahaan dalam jangka panjang dalam situasi persaingan tertentu.


Strategi Pemasaran STP ( Segmenting, Targeting, Positioning)

Strategi pemasaran itu sendiri merupakan hal yang penting dan wajib di persiapkan oleh perusahaan guna mencapai suatu tujuan perusahaan itu sendiri. Strategi pemasaran ini ada disebabkan oleh keterbatasan sumber daya yang dimiliki oleh perusahaan seperti keterbatasan tenaga kerja, modal, bahan baku, dan lain sebagainya, sehingga menuntut adanya suatu strategi dalam mencapai efektifitas suatu pemasaran produk (barang atau jasa).

Silahkan Pelajari Hal Lain Terkait dengan STP
Dalam Strategi pemesaran sendiri terdapat beberapa tahapan yang dapat digunakan dalam pencapaian suatu tujuan perusahaan jangka panjang. tahapan strategi pemasaran tersebut terbagi menjadi tiga tahap penting dan umumnya digunakan oleh perusahaan - perusahaan. Tahapan strategi pemasaran tersebut adalah Segmentasi (Segmenting), Penargetan (Targeting), Posisi Produk (Positioning). Berikut adalah penjelasan singkat terkait dengan ketiga tahapan tersebut :

#1. Segmentasi (Segmenting)

Segmentasi adalah kegiatan membagi atau mengelompok kan pasar menjadi beberapa kelompok pembeli yang berbeda kebutuham, watak dan prilaku yang menuntut produk berbeda dan bauran pemasaran. Perusahaan yang menjual produknya kepada para konsumen dan pasar bisnis menyadari bahwa mereka mereka tidak dapat menjual produk kepada semua para pembeli dengan cara yang sama, amat banyaknya, amat tersebarnya, amat beraneka ragam kebutuhan dan cara belanja yang berbeda oleh para konsumen yang sementara kemampuan pelayanan dari perusahaan tersebut berbeda. 

Para segmen pasar kini hanya kebanyakan hanya melayani segmen pasar tertentu dimana mereka hanya melayani sebaik - baiknya. Berdasarkan hal tersebut, segmentasi muncul sebagai kegiatan sebuah pasar kedalam kelompok - kelompok pembeli yang khas berdasarkan kebutuhan, karakteristik, atau prilaku yang mungkin membutuhkan produk atau bauran pemasaran yang terpisah. Dalam kegiatan segmentasi pasar itu sendiri terbagi menjadi empat, yaitu:

a. Segmentasi Geografis, yaitu kegiata atau upaya membagi pasar menjadi unit - unit geografis yang berbeda - beda seperti negara, wilayah negara bagian, kabupaten, kota atau pemukiman.

b. Segmentasi Demografis, yaitu kegiatan atau upaya membagi pasar menjadi sejumlah kelompok berdasarkan variabel - variabel seperti usia, gender, ukuran keluarga, siklus hidup keluarga, pendapatan, pekerjaan, pendidikan, agama ras, dan kebangsaan. 

c. Segmentasi psikofrafis, yaitu kegiatan atau upaya membagi pasar atau pembeli menjadi kelompok - kelompok yang berbeda berdasarkan kelas sosial, gaya hidup, atau karakteristik kepribadian.

d. Segmentasi Prilaku, yaitu kegiatan atau upaya membagi suatu pasar menjadi sejumlah kelompok berdasarkan pengetahuan, sikap, penggunaan atau tanggapan konsumen terhadap suatu produk.

#2. Penargetan (Targeting)

Setelah segmentasi yang efektif dilakukan, maka perusahaan harus menilai dan menentukan berapa banyak segmen yang akan disasar. Berikut diuraikan bagaimana perusahaan menilai dan memilih segmen pasar.

a. Penilaian Segmen Pasar
- Ukuran dan pertumbuhan segmen
- Daya tarik struktural segmen
- Tujuan dan sumber daya perusahaan

b. Memilih segmen pasar
- Pemasar tanpa deferensiasi
Strategi peliputan pasar dimana dimana perusahaan mungkin memutuskan untuk mengabaikan perbedaan - perbedaan yang ada pada setiap segmen pasar dan masuk ke pasar secara keseluruhan dengan satu tawaran.
- Pemasaran yang terdiferensiasi
Strategi peliputan pasar dimana sebuah perusahaan memutuskan untuk menetapkan beberapa segmen pasar atau relung pasar dan mendesain tawaran yang terpisah bagi masing - masing segmen.
- Pemasaran terkosentrasi
strategi peliputan pasar dimana sebuah perusahaan memutuskan untuk meraiih pangsa pasar yang besar pada satu atau beberapa sub pasar.

c. Memiliki strategi cakupan pasar
Banyak faktor yang harus dipertimbangkan dalam memilih cakupan pasar yakni: sumber daya daya perusahaan, keanekaragaman produk, tingkat daur hidup produk, dan keanekaragaman pasar.


#3. Posisi Produk (Positioning)

Posisi produk adalah sprangkat persepsi, impresi, dan feeling rumit yang dipegang oleh konsumen atas produk dibanding produk pesaing. Posisi Produk (Positioning) juga dapat diartikan sebagai cara produk didefinisikan oleh konsumen berdasarkan beberapa atribut penting (tempat yang diduduki produk dalam benak konsumen dibandingkan hubungan dengan produk - produk pesaing). 

Kegiatan positioning dapat di dasarkan pada kegunaan produk dan kelas produk pada sisi konsumen. Selain itu perusahaan dapat menetapkan strategi positioning atas dasar kualitas barang yang dibutuhkan oleh konsumen. Tugas positioning terdiri dari 3 langkah, yaitu :

a. Menyidik keunggulan  Komperatif.
b. Memilih keunggulan yang tepat.
c. Mengkomunikasikan serta menyampaikan pilihan ini kepada pasar secara efektif. 

Demikian ulasan artikel kami terkait dengan Strategi Pemasaran STP ( Segmenting, Targeting, Positioning) yang kami lansir dari buku pedoman praktikum manajemen pemasaran dan rantai pasok agribisnis yang disusun oleh tim pengajar dan asisten lab manajemen agribisnisn fakultas pertanian universitas jember. Semoga bermanfaat dan terima kasih telah berkunjung.