Kl1k (X) 2 Kali Untuk Menutup Popup Ini
Atau Sukai Fanspage Untuk Mendukung kami ×

Pengertian Pasar Modal, Tradisional, Oligopoli, Monopolistik, dan Pasar Uang

Pengertian Pasar adalah tempat bertemunya penjual (menawarkan barang atau jasa) dan pembeli (meminta barang atau jasa) yang melakuakn kegiatan transaksi jual beli dan di tandai dengan adanya sebuah kesepakatan di antara keduanya. Barang atau jasa yang di perjual belikan di pasar tidak ada batasan tertentu seberapa jumlah barang yang di tawarkan dan seberapa jumlah barang yang di minta. Penjual bebas menawarkan sebanyak-banyaknya barang atau jasa yang dia miliki, dan pembeli bebas meminta seberapa banyak jumlah barang atau jasa yang dia butuhkan.

Pengertian Pasar Modal, Tradisional, Oligopoli, Monopolistik, dan Pasar Uang

Pelajari Juga :
Teori Permintaan Lengkap Menurut Pendapat Para Ahli Ekonomi
Teori Penawaran Lengkap menurut Pendapat Para Ahli Ekonomi

Dalam prakteknya, kita sering di hadapkan dengan jenis atau model-model sebuah pasar. kita dapat membedakan pasar tersebut berdasarkan bentuk kegiatan dalam sebuah pasar, cara transaksi yang di gunakan dalam pasar, jenis barang yang di perjual belikan, keluasan distribusi, dan bentuk dan struktur dalam sebuah pasar. namun pada kesempatan kali ini, kami hanya akan membahas Pengertian Pasar Modal, Tradisional, Oligopoli, Monopolistik, Uang. Untuk pengertian dan penjelasan singkat adalah sebagi berikut :

#1. Pasar Modal

Pasar modal adalah pasar yang memperjual belikan berbagai macam instrumen-instrumen keuangan dalam berbagai macam bentuk dengan jangka waktu yang panjang. Bentuk instrumen keuangan dapat berupa hutang atau pinjaman atau dapat berupa modal pribadi. Contoh dari intrumen yang di perjual belikan dalam pasar modal seperti Saham, Right, Waran, Obligasi Konvertibel, dan produk intrumen keuangan lainnya.

Pasar modal dalam kegiatannya memiliki berbagai macam manfaat yang diberikan. beberapa manfaat pasar modal adalah sebagai penyedia pembiayaan dunia usaha (Jangka Panjang), Sebagai penyedia wahana investasi bagi berbagai macam kalangan usaha, Sebagai pennyebar kepemilikan akan suatu perusahaan, dan masih terdapat manfaat-manfaat yang lainnya. 

#2. Pasar Tradisional

Pasar tradisional adalah pasar yang memperjual belikan barang dan jasa oleh penjual dan pembeli, dan dalam kegiatan transaksinya terdapat proses tawar menawar di antara keduanya. Pasar tradisional bukanlah sebuah pasar yang asing bagi kita. Kita sering menjumpainya pada lingkungan daerah sekitar kita. Barang atau jasa yang diperjual belikan pada umumnya adalah barang atau jasa yang digunakan untuk pemenuhan kebutuhan hidup sehari - hari. Dalam pasar tradisional juga selalu di tandai dengan adanya proses tawar menawar hingga menghasilkan sebuah kesepakatan harga tertentu diantara penjual dan pembeli. 

Manfaat dari pasar dari pasar tradisional sendiri adalah memberikan kemudahan dalam pemenuhan kebutuhan hidup masyarakat, dikarenakan pasar tradisional dapat dengan mudah ditemukan di lingkungan masyarakat mengingat pasar tradisional jumlahnya sangat banyak. Selain itu, proses tawar menawar dapat memberikan kepuasan tersendiri diantara salah satu pihak. Sehingga para pelaku pasar dituntut untuk pandai dalam bernegosiasi. 

#3. Pasar Oligopoli

Pasar oligopoli adalah pasar yang penawaran barang atau jasa yang dikuasai oleh lebih dari dua penjual. Pada umumnya pasar oligopoli terdiri dari dua atau lebih penjual yang menawarkan barang, namun kurang dari sepuluh penjual. Jika hanya terdapat dua penjual yang menguasai barang atau jasa yang ditawarkan, maka pasar tersebut disebut dengan duopoli.  Pengertian lain dari pasar yang didalamnya hanya terdapat dua atau lebih (Kurang dari sepuluh) menjual produk yang sama (Homogen).

Kelebihan dari adanya pasar oligopoli adalah penjual atau penawar akan dapat mengembangkan dan membentuk inovasi-inovasi terhadap produk yang di tawarkan kepada konsumen. Dengan pengembangan dan pembentukan inovasi-inovasi baru akan meningkatkan kepuasan para konsumen dan meningkatkan ketahan sebuah perusahan akan persaingan pasar. Namun, pasar oligopoli juga terdapat kelemahan. kelemahan pasar oligopoli adalah harga yang diberikan oleh produsen kedapa konsumen cukup tinggi yang akan menguntungkan pihak produsen. harga yang tinggi tersebut mengakibatkan kurang meratanya penyebaran pendapatan. 


#4. Pasar Monopolistik

pasar monopoli adalah suatu pasar yang hanya dikuasai oleh satu penjual dan memiliki kekuasaan atas pasar tersebut, sehingga akan susah bagi penjual lain untuk menyainginya. Pada pasar monopoli ini, penjual bebas menentukan jumlah harga dan bebas menentukan jumlah barang yang akan di tawarkan kepada pembeli. Dengan adanya kondisi tersebut, akan banyak menguntungkan salah satu pelaku pasar yaitu produsen yang berkuasa atas pasar.

Terdapat beberapa kelebihan pasar monopoli yaitu Sebagai penstabil ekononomi dengan cara memonitoring keadaan pasar dan mengaturnya, jika perusahaan tersebut adalah miliki negara maka akan dapat lebih mudah untuk mengatur kebutuhan dan kepentingan suatu masyarakat dan juga dana berkontribusi terhadap pendapatan nasional. Selain itu juga terdapat bebepa kelemahan dari pasar monopoli yaitu perusahaan akan dapat mengekploitasi besar-besaran sumber daya yang ada karena perusahaan tersebut telah miliki hak dan ijin kegiatan tersebut, dan kegiatan tersebut akan banyak merusak lingkungan, perusahaan yang bukan miliki negara akan dapat menghambat pertumbuhan ekonomi.


#5. Pasar Uang

Pasar uang adalah pasar yang memperjual belikan berbagai macam instrumen-instrumen keuangan dalam berbagai macam bentuk dengan jangka waktu yang pendek. Sama halnya dengan pasar modal, Bentuk instrumen keuangan dapat berupa hutang atau pinjaman atau dapat berupa modal pribadi. Jangka waktu yang ada dalam pasar uang pada umumnya adalah jatuh tempo dalam kurun waktu satu tahun bahkan bisa kurang dari satu tahun. Kata lain dari pasa uang adalah pasar kredit jangka pendek.

Keberadaan pasar uang dilatar belakangi oleh banyaknya perusahaan yang memiliki arus kas antara Inflows dan Outflows tidak yang tidak sesuai (kata lain dari kondisi tersebut adalah perusahaan yang mengalami defisit). Perusahaan yang berada kondisi tersebut mengatasi permasalahan dengan memasuki pasar uang untuk mencari dan meminjam dana dari perusahaan atau kelembagaan keuangan yang memiliki kelebihan dana atau biasa disebut dengan Surplus. Perusahaan yang mengalami surplus atau kelebihan dana akan menjadi kreditor dan kemudian perusahaan tersebut juga akan mendapatkan pendapatkan dari menjadi kreditor itu sendiri.


Demikain ulasan kami terkait dengan Pengertian Pasar Modal, Tradisional, Oligopoli, Monopolistik, dan Pasar Uang yang kami lansir dari berbagai macam literatur online. Semoga bermanfaat dan terima kasih atas kunjungannya.