Kl1k (X) 2 Kali Untuk Menutup Popup Ini
Atau Sukai Fanspage Untuk Mendukung kami ×

Pengertian dan Contoh Paragraf Deduktif, Induktif, dan Campuran

Pengertian dan Contoh Paragraf Deduktif, Induktif, dan Campuran - keberadaan paragaf dalam setiap penulisan baik buku, karya ilmiah, artikel, dll berfungsi untuk memudahkan pengertian dan pemahaman pembaca dan untuk memisahkan bagian uraian yang dibahas oleh penulis. oleh sebab itu keberadaan suatu paragraf tidak bisa di anggap remeh terkait masalah pemakaian dan pengembangannya. 

Pengertian dan Contoh Paragraf Deduktif, Induktif, dan Campuran

terkadang kita sebagai penulis sering merasa bingung dalam pembuatan paragraf. sering kita bertanya pada diri sendiri "Paragraf seperti apa yang harus kita buat ?". pertanyaan tersebut muncul karena kekurang fahamanan kita sebagai penulis terkait dengan apa itu paragraf dan bagai mana cara membuat paragraf yang baik dan bernar. mungkin untuk memberikan pencerahan sedikit terkait dengan pembuatan paragaraf anda bisa membaca artikel sebelumnya tentang cara membuat paragraf yang baik dan benar.

perlu diketahui, bahwa paragraf di bagi menjadi tiga. yaitu paragraf deduktif, paragraf induktif, dan paragraf campuran. penggunaan ketiga paragraf tersebut dalam kegiatan penulisan kita berbeda-beda tergantung penulis akan menggunakan bentuk paragraf yang mana. Namun sebelum itu hendaknya anda memahami tentang Pengertian Paragraf Deduktif, Induktif, dan Campuran yang kami bahas lengkap beserta contohnya di bawah ini.


Pengertian Masing-Masing Paragraf


#1. Pengertian Paragraf Deduktif
Paragraf deduktif adalah serangkaian kalimat yang saling berhubungan dan terkait dalam satu kesatuan serta hanya mempunyai satu pokok pikiran, gagasan, atau kalimat utamanya berada di awal paragraf, lalu kemudian diikuti dengan beberapa kalimat penjelas lainnya.

#2. Pengertian Paragraf Induktif
Paragraf deduktif adalah serangkaian kalimat yang saling berhubungan dan terkait dalam satu kesatuan serta hanya mempunyai satu pokok pikiran, gagasan, atau kalimat utamanya berada di akhir paragraf. Umumnya pokok pikiran, gagasan, atau kalimat utamanya berada di akhir paragraf tersebut menjadi kesimpulan dari gagasan-gagasan penjelas sebelumnya.

#3. Pengertian Paragraf Campuran
Paragraf campuran adalah serangkaian kalimat yang saling berhubungan dan terkait dalam satu kesatuan serta hanya mempunyai satu pokok pikiran, gagasan, atau kalimat utamanya berada di awal dan akhir paragraf. paragraf campuran ini bisa juga disebut dengan paragraf yang di awali dengan gagasan atau kalimat utama dan di akhiri dengan kalimat utama juga yang umumnya berfungsi sebagai kesimpulan.

Contoh Masing-Masing Paragraf


#1. Contoh Paragraf Deduktif
Gapoktan merupakan suatu perkumpulan dari beberapa kelompok tani yang bekerjasama dengan tujuan untuk meningkatkan pendapatan mereka. Gapoktan mempunyai fungsi sebagai penyedia kebutuhan pertanian mulai dari kebutuhan produksi sampai pemasaran. Adanya gapoktan diharapkan dapat menjadi penghubung antara petani di suatu desa dengan lambaga lainnya. Anggota dalam gapoktan saling bertukar informasi mengenai tujuan yang ingin dicapai.  Adanya gapoktan tentu juga akan mempengaruhi perubahan sosial masyarakatnya.
Paragraf ini termasuk dalam paragraf deduktif karena gagasan utama atau kalimat utama berada di awal paragraf yaitu kalimat "Gapoktan merupakan suatu perkumpulan dari beberapa kelompok tani yang bekerjasama dengan tujuan untuk meningkatkan pendapatan mereka"
#2. Contoh Paragraf Induktif 
Pada tahun 1969 Indonesia memiliki sekitar 7,5 juta ekor kambing, kemudian pada tahun 1990 meningkat menjadi 11,2 juta ekor. Populasi kambing terus-menerus mengalami peningkatan. Pada tahun 1994 sudah mencapai sekitar 12,8 juta ekor dan pada tahun 2001 populasi kambing sekitar 12,5 juta ekor. Berdasarkan data tersebut dapat disimpulkan bahwa laju populasi kambing terus meningkat rata-rata 2,2% sampai 4,3% tiap tahun. 
Paragraf ini termasuk dalam paragraf deduktif karena gagasan utama atau kalimat utama berada di akhir paragraf yaitu kalimat "Berdasarkan data tersebut dapat disimpulkan bahwa laju populasi kambing terus meningkat rata-rata 2,2% sampai 4,3% tiap tahun".
#3. Contoh Paragraf Campuran
Indonesia merupakan negara berkembang yang sedang berusaha membangkitkan perekonomiannya. Indonesia gencar meningkatkan kegiatan produksi di sektor sandang, pangan, dan papan. Selain itu, proses distribusi merupakan sektor lain yang harus diperhatikan. Indonesia juga harus mengontrol sifat konsumtif warganya karena akan merugikan negara dalam jangka panjang. Dengan usaha-usaha tersebut, diharapkan indonesia berhasil membangkitkan perekonomiannya.
Paragraf ini termasuk dalam paragraf deduktif karena gagasan utama atau kalimat utama berada di awal dan akhir paragraf yaitu kalimat yang ada di awal adalah "Indonesia merupakan negara berkembang yang sedang berusaha membangkitkan perekonomiannya" dan kalimat yang ada di akir paragraf adalah "Dengan usaha-usaha tersebut, diharapkan indonesia berhasil membangkitkan perekonomiannya"
Demikian Ulasan artikel terkait dengan Pengertian dan Contoh Paragraf Deduktif, Induktif, dan Campuran yang kami rangkum dari beberapa literatur. Semoga bermanfaat dan terima kasih.

Silahkan Pelajari Juga:
#3 Contoh Paragraf Deduktif, Induktif, Dan Campuran yang Baik dan Benar
Pengertian dan Contoh Paragraf Deduktif, Induktif, dan Campuran
Contoh Paragraf Persuasi Lengkap dengan Pengertian dan Ciri-Cirinya
Contoh dan Pengertian PARAGRAF EKSPOSISI Lengkap
#3 Contoh PARAGRAF ARGUMENTASI, Pengertian, Ciri, dan Jenisnya
PARAGRAF DESKRIPSI (Pengertian, Ciri - Ciri, dan Contohnya)
PARAGRAF NARASI (Pengertian, Ciri - Ciri, Contoh, Jenis) Dalam Bahasa Indonesia