Kl1k (X) 2 Kali Untuk Menutup Popup Ini
Atau Sukai Fanspage Untuk Mendukung kami ×

Contoh Paragraf Persuasi Lengkap dengan Pengertian dan Ciri-Cirinya

Pengertian Paragraf persuasi adalah salah satu jenis dari paragraf yang gagasannya berupa kalimat yang menunjukan makna ajakan atau bujukan kepada pembaca. Makna ajakan atau bujukan yang dituangkan keadalam paragraf persuasif tersebut dimaksudkan agar para pembaca melakukan atau mengikuti ajakan atau bujukan sang penulis tersebut. Penulisan paragraf ini didasarkan atas suatu asumsi bahwa pandangan atau pendirian seseorang dapat berubah.

Contoh Paragraf Persuasi Lengkap dengan Pengertian dan Ciri-Cirinya

Sebelum itu, silahkan pelajari juga ini : 
Penulisan paragraf persuasi ini memiliki tujuan yaitu untuk mempengruhi sikap pembaca agar merubah sikapnya seperti sikap yang di inginkan oleh penulis dengen menggunakan kalimat-kalimat ajakan dan kalimat-kalimat bujukan. Untuk memperkuat dan menyakinkan paragraf tersebut diperlukan adanya fakta-fakta, bukti-bukti, dan data-data yang kuat dan sesuai dengan pembahasannya. 

Ciri-Ciri Paragraf Persuasi


#1. Adanya Kalimat yang Bermakna Ajakan atau Bujukan
Ciri pertama yang bisa kita amati dari paragraf narasi ini adalah paragraf ini cenderung bermakna mengajak dan membujuk. Makna mengajak dan membujuk di bungkus dalam suatu kalimat yang di dukung oleh data, fakta, atau hal hal menarik lain dengan tujuan untuk mempengaruhi sikap dari sang pembaca menjadi bersikap seperti apa yang penulis inginkan.
#2. Menggunakan Kata-Kata Ajakan atau Bujukan
Ciri kedua sangat mudah untuk diketahui yaitu adanya kata-kata yang memiliki arti ajakan. fungsi dari kata ajakan atau bujukan ini adalah mendukung dan memperjelas kalimat-kalimat yang ada dalam paragraf persuasi. kata ajakan atau bujukan biasanya seperti "Ayo", "Mari", dan Lain Sebagainya.
#3. Berusaha Menyakinkan Pembaca
Ciri yang ketiga yaitu menyakinkan pembaca. dengan menyakinkan pembaca kita akan dapat dengan mudah untuk mengubah sikap pembaca bersikap seperti yang kita inginkan. dalam menyakinkan pembaca, penulis harus mampu membuat kalimat-kalimat yang bisa membuat para pembaca yakin akan apa yang kita tuliskan yang di dukung dengan bukti, fakta dan hal menarik lainnya.
#4. Minghindari Konflik
Ciri yang terakhir dalam paragraf persuasi adalah menghindari konflik. dalam pembuatan paragraf persuasi, penulis harus menghindari hal hal yang menimbulkan konflik. ketika penulis memunculkan hal yang mengandung konflik maka para pembaca tidak akan yakin dan percaya akan tulisan penulis.


Contoh Paragraf Persuasif Tentang Pertanian

Kegiatan pemupukan dengan menggunakan pupuk kimia dapat mempercepat pertumbuhan pada tanaman. Dengan mempercepat pertumbuhan tanaman maka akan dapat memberikan keuntungan yang melimpah bagi petani dari hasil panen yang lebih cepat. Namun, Terdapat dampak negatif yang ditimbulkan oleh pupuk kimia, yaitu menimbulkan pengaruh negatif terhadap lingkungan. Selain itu penggunaan pupuk kimia juga dapat membuat buah yang dihasilkan terkontaminasi dengan pupuk kimia ini sehingga kualitasnya berkurang. Oleh sebab itulah beralihlah ke pupuk kompos yang murah dan terjangkau juga aman bagi hasil panen.

Demikian Ulasan Artikel terkait dengan Contoh Paragraf Persuasi Lengkap dengan Pengertian dan Ciri-Cirinya. Semoga bermanfaat dan Terima Kasih.

Silahkan Pelajari Juga: