Kl1k (X) 2 Kali Untuk Menutup Popup Ini
Atau Sukai Fanspage Untuk Mendukung kami ×

Teori Analisis Margin Pemasaran Menurut Para Ahli Pemasaran [Lengkap]

Teori Analisis Margin Pemasaran Menurut Para Ahli Pemasaran - Pemasaran memiliki fungsi yang sangat penting dalam menghubungkan produsen dengan konsumen dan memberikan nilai tambah yang besar dalam perekonomian. Terdapat sembilan macam fungsi pemasaran yaitu: perencanaan, pembelian, penjualan, transportasi, penyimpanan, standarisasi dan pengelompokan, pembiayaan, komunikasi, dan pengurangan resiko (risk bearing). Tataniaga dalam perusahaan sama pentingnya dengan kegiatan produksi sebab tanpa adanya bantuan sistem tataniaga, petani akan merugi akibat barang-barang hasil produksinya tidak dapat dijual. Sistem distribusi pangan dari produsen ke konsumen dapat terdiri dari beberapa rantai tataniaga (marketing channels) dimana masing-masing pelaku pasar memberikan jasa yang berbeda. Besar keuntungan setiap pelaku tergantung pada struktur pasar di setiap tingkatan, posisi tawar, dan efisiensi usaha masing-masing pelaku (Pearce dan Robinson, 2011).

Teori Analisis Margin Pemasaran

Pengertian Analisis margin pemasaran dan share harga merupakan salah satu cara untuk mengetahui tingkat efisiensi suatu pemasaran. Margin pemasaran dapat diketahui dari perhitungan biaya yang dikeluarkan dan keuntungan lembaga pemasaran yang ikut berperan dalam proses pemasaran. Margin pemasaran dengan kata lain juga dapat diartikan sebagai perbedaan harga yang diterima petani dengan pedagang perantara (Zubaidi, 2008).

Margin pemasaran dapat didefinisikan sebagai selisih harga antara yang dibayarkan konsumen dengan harga yang diterima produsen. Panjang pendeknya sebuah saluran pemasaran dapat mempengaruhi marginnya, semakin panjang saluran pemasaran maka semakin besar pula margin pemasarannya, sebab lembaga pemasaran yang terlibat semakin banyak. Besarnya angka marjin pemasaran dapat menyebabkan bagian harga yang diterima oleh petani produsen semakin kecil dibandingkan dengan harga yang dibayarkan konsumen langsung petani, sehingga saluran pemasaran yang terjadi atau semakin panjang dapat dikatakan tidak efisien (Istiyanti, 2010).

Menurut Sutarno (2014), secara matematis besarnya angka margin pemasaran dapat dihitung berdasarkan rumus sebagai berikut: 

Keterangan:
MP = Margin Pemasaran
Pr = Harga di tingkat pengeceran
Pf = Harga ditingka tpetani
∑Bi = Jumlah keuntungan yang diperoleh lembaga-lembaga pemasaran 
∑Ki = Jumlah keuntungan yang diperoleh lembaga-lembaga Pemasaran 
Besarnya bagian biaya (Sbi) dan bagian keuntungan (Ski) masing-masing lembaga pemasaran yang digunakan sebagai berikut :
Keterangan:
Sbi = Share (bagian) biaya lembaga pemasaranke-i
Ski = Share keuntungan lembaga pemasaran ke-i
Bi = Biaya lembaga pemasaran ke-i
Ki = Keuntungan lembaga pemasaran ke-i
Besarnya share (bagian) harga yang diterima petani sebagai produsen dari keseluruhan harga yang dibayarkan konsumen dapat dihitung menggunakan rumus sebagai berikut :
Keterangan:
Sp = Share harga yang diterima petani
Pr = Harga di tingkat pengeceran
Pf = Harga ditingkat petani

Demikian Ulasan Artikel tentang Teori Analisis Margin Pemasaran Menurut Para Ahli Pemasaran, semoga bermanfaat dan sukses dalam penelitiannya gaes

Daftar Pustaka

Istiyanti, Eni. 2010. Efisiensi Pemasaran Cabai Merah Keriting Di Kecamatan Ngemplak Kabupaten Sleman. Mapeta, 12(2): 116-124.
Pearce dan Robinson. 2011. Manajemen Strategis: Formulasi, Implementasi, dan Pengendalian. Jakarta: Penerbit Salemba Empat.
Sutarno. 2014. Analisis Efisiensi Pemasaran Kedelai di Kabupaten Wonogiri. e-Journal Agrineca. 14 (1): 1-10.